23.5.13

Adalah Dr.H.Sulthani,S.Pd,M.Si salah satu putera bumi La Sinrang, Pinrang yang dijagokan pada pemilukada Pinrang.
Walau  belum ada tahapan  Pemilukada yang dilaksanakan KPUD Pinrang namun, dukungan mengalir bagai air dari gunung yang deras dengan menjagokan Sulthani sebagai Wakil Bupati (Kosong Dua) Pinrang.
Dukungan yang mengalir itu karena kepiawaiannya baik dalam organisasi dan birokrasi, sehingga banyak menilai bahwa elektabilitas seorang figur sudah teruji ada pada jati diri seorang Sulthani, ujar Muh.Idrus, SH yang  diamini sejumlah warga Pinrang  di salah satu Warkop di daerah ini.
Sulthani disebut sebagai calon kuat untuk posisi Kosong Dua. Siapa pun pasangannya dalam pemilukada. Dia ramaikan dibicarakan, bahkan menjadi buah bibir  sebagai calon yang patut diperhitungkan. Hampir semua lapisan masyarakat menuturkan dan mengenalnya dan karakternya.
Sulthani  dipandang  sebagia figur yang kharismatik dimata masyarakat tak tanggung-tanggung  menyatakan dukungannya, tak hanya dalam kota Pinrang, lorong dan setapak, kecamatan  hingga  di seluruh pelosok desa.
Sulthani dinilai sebagai figure yang merakyat, sehingga warga masyarakat Pinrang sangat merindukan kepemimpinannya sebagai Wakil Bupati.Kemampuannya tak diragukan lagi oleh warga Pinrang. Betapa tidak,   basis massanya ril dan jelas dan telah membuktikan kemampuannya sebagai pemimpinan.
Untuk itu, apakah dia kosong satu atau kosong dua tentu kembali kepada diri Sulthani dan  parpol yang mengusung serta penggendengnya. Tekad kami sudah bulat satu kata untuk Sulthani ’’kata Sulaeman diamini Abd Rahman HK belum lama ini ketika berada di halaman kantor DPRD Pinrang. 
    Sementara itu,  Ketua Umum, LSM- FP2KP  kepada media ini,mengatakan hampir semua kalangan menyebutnya adalah figur bakal Calon  Wakil Bupati Pinrang (Kosong Dua) pada Pemilukada Pinrang mendatang. Tentu tak sedikit  bakal kosong satu yang melirik ingin menggandeng Ketua Laskar Merah Putih itu. Kami yakin telah masuk zona lampu hijau,maka  saya sependapat bahwa benar tidak ada kata berhenti untuk maju menjadi kandidat dalam Pemilukada mendatang. Apakah dia digandeng atau menggandeng itu terserah Sulthani,karena saya tetap mendukung dan memberi dukungan  ,namun menurut perspektif kami bila mana  ada peluang kosong satu kenapa mau kosong dua,’’ tutur A.Agustan Tanri Tjoppo.
     Udin Pareboy belum lama ini mengaku  salah seorang  keturunan Patinnjo –Makassar secara terpisah  mengatakan dirinya siap membantu  Sulthani dan memberi dukungan sepenunya kepada ketua DPD Kesarpati kabupaten Pinrang bila maju dalam perhelatan mendatang,baik dia sebagai kosong satu maupun digandeng,kami tetap optimis karena Sulthani menurut pandangan kami mereka layak diperhitungkan. apalagi memiliki krakter pemimpin,mampu berbagi kepada warga tanpa mengenal status sosial seseorang , kata Udin
    Ditempat terpisah, H.Sulthani mengatakan  Insya Allah  kalau tidak ada aral melintang, saya  siap maju sebagai  calon wakil bupati (kosong dua), kata Sulthani.
     Tekad sudah bulat untuk masyarakat Pinrang,maka tidak ada kata berhenti namun enggang menyebut siapa yang menggandengnya,katanya. (Nasution Hudong)

14.5.13

Permandian alam Gentungan

Nampak suasana Villa dari kejauhan.
Kolam yang akan dipersiapkan untuk wisata mancing, dalam menyalurkan hobby
Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat   memiliki  potensi pariwisata daerah yang beragam, objek wisata budaya,adat istiadat-etnis Mamasa dan Kalumpang,maupun  objek wisata alam di  bibir pantai Manakarra .
Bukan hanya, wisata kuliner yang khas dengan  Kue Tetu dan tidak  ditemui di daerah manapun yang merupakan ciri khas orang Mamuju. Objek wisata pantai lombang lombang, pengunungan dan  air  terjun, air panas alam yang memiliki panorama yang indah.

27.4.13

Dr.H.Ajiep Padindang, SE, MM
Persaingan calon legislatif (caleg) Partai Golkar kian ketat. Sejumlah kader tidak lolos sebagai caleg DPR RI, salah satu kader Golkar yang tidak lolos adalah Dr.H.Ajiep Padindang, SE,MM.

Ajiep yang kini masih duduk di kursi legislative provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Golkar. Sebagai wakil rakyat di parlemen, sejak tahun 1997- sekarang telah memberi banyak pengalaman yang berharga baginya. Perjuangannya di parlemen sebagai wakil rakyat tak berhenti meskipun dia tidak terdaftar dalam daftar caleg sementara (DCS) DPR RI.

20.4.13

Pemerintah pusat kembali mengucurkan tambahan anggaran untuk kelanjutan pembangunan pelabuhan Belang-Belang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, senilai Rp125 miliar pada 2013.

"Pelabuhan ini sangat strategis sehingga nanti ditingkatkan statusnya menjadi pelabuhan kontainer internasional," kata Sekretaris Provinsi Sulbar Drs H Ismail Zainuddin di Mamuju,belum lama ini.

Menurutnya, kebutuhan dana untuk merampungkan pembangunan pelabuhan Belang-Belang ini masih cukup besar sekitar Rp185 miliar khusus untuk dermaga.

27.3.13

BUPATI SOPPENG Drs.H.A.Soetomo. M,Si diapit  Sekda Ir.H.Sugirman Djaropi. MS dan 
Kepala Kantor Lingkungan Hidup  Soppeng Ir.Abdul Haris M.M.Si . Foto:  Sukardi.
Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng bertekad meraih piala Adipura untuk kelima kalinya. Tekad itu, dibuktikan dengan   menggelar sosialisasi kota sehat Adipura tahap II tahun 2012-2013 . 
Program Adipura akan terlaksana dengan baik, jika ditunjang dengan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Daerah dalam pengelolaan lingkungan,kata Bupati Soppeng Drs.H.A.Soetomo,M.Si saat membuka  sosialisasi di ruang pola  Kantor Gadis (Gabungan Dinas-dinas) lingkup Pemkab Soppeng, Selasa (26/3)

18.2.13

Pengangkatan tenaga honorer di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone sudah dilarang dilakukan. Larangan pengangkatan itu, mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) tahun 2008 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), serta PP Nomor 56 tahun 2012.

 Andi Surya Darma, mengatakan, pelarangan pengangkatan tenaga honorer itu, setelah adanya surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN RB) ke Gubernur Sulsel, kemudian diteruskan ke Bupati Bone.


Menurut dia, pelarangan itu berdasarkan aturan, yaitu PP 48 tahun 2008 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi  CPNS. Serta, PP Nomor 56 tahun 2012. Di mana pada PP itu, kata dia,  pada pasal 8 dinyatakan, sejak ditetapkannya Peraturan Pemerintah (PP) ini, semua pejabat pembina kepegawaian dan pejabat di lingkungan instansi dilarang mengangkat tenaga honorer."Jadi selama tidak ada aturan baru terkait pengangkatan honorer, maka tidak ada lagi pengangkatan tenaga honorer," jelasnya, Minggu, 17 Februari. (*)
Gubernur Sulbar H.Anwar Adnan Saleh melantik dan mengambil sumpah pejabat Empat Pejabat Eselon II  lingkup Pemprov Sulbar. Mereka yang dilantik   adalah  Nur Alan Thahir, Jamil Barambangi, Mulyadi Bin Taha,  dan  Ardjusaman Tamadjoe dilantik tersindiri di ruang kerja  Gubernur usai melaksanakan tugas luar daerah.
Gubernur Sulawesi Barat H.Anwar Adnan Saleh kembali melakukan rotasi pejabat eselon II lingkup Pemerintah Daerah Sulawesi Barat.
Mereka yang dilantik oleh Gubbernur H Anwar Adnan Saleh,  Jamil Barambangi  sebagai pejabat Asisten I, Mulyadi Bintaha sebagai sebagai Kepala Dinas Pendidikan ,Nur Alam Thahir sebagai Asisten II, salah satu pejabat yang dilantik khusus di ruangan Kerja  Gubernur  adalah Ardjusaman Tamadjoe,yang sebelumnya menempati posisi Asisten II Bidang Ekbang ,dan sekarang amanah dan tanggung jawab  sebagai   Kepala BPMD.

20.12.12

Kondisi Pos Polisi Batu Lappa, Kelurahan Kassa, Kecamatan Batu Lappa, Kabupaten Pinrang, tampak  bangunan dari arah depan dan tampak samping kiri yang terbuat dari dinding kayu dan atap seng yang lapuk dan bocor
Warga menilai kondisi bangunan Pos Polisi Kecamatan Batu Lappa Pinrang   sangat memperihatinkan. Bahkan, bangunan itu sudah tidak layak dipakai.
Warga masyarakat Batu Lappa sangat mengharapkan pembangunan Pos Polisi  yang parmanen seperti kantor Polsek lain yang ada di wilayah kerja kabupaten Pinrang, kata   salah  seorang perempuan mengaku mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Pinrang dan minta tidak  ditulis namanya.
Sekadar diketahui, meskipun hanya empat orang personil Polisi yang bertugas di wilayah kerja Pos-Pol kecamatan Batu Lappa patut diapresiasi atas tugas yang diemban dengan bersinergi  bersama Polisi masyarakat di masing-masing desa dan kelurahan di wilayah kecamatan, apalagi wilayah kerja perbatasan antara kabupaten Pinrang-Enrekang.  Wilayah ini, dihuni sekitar  kurang lebih 6000 orang dan lebih 2000 KK. Dengan jumlah penduduk, maka persentase perbandingan antara 1500 Warga berbanding 1 orang petugas.

17.12.12

Calon  Gubernur Sulsel   Syahrul Yasin Limpo (incumbent) mengaku punya kiat khusus untuk mengurangi jumlah pengangguran di Sulawesi  Selatan.  SYL berjanji membuka lapangan kerja baru sebanyak 100.000 per tahun jika terpilih di pilgub.

Dia bertekad mengembangkan sektor agroindustri untuk membuka banyak lapangan kerja baru. Menurut dia, Sulsel selama ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang sangat besar namun hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah.
Jika dia bersama pasangannya Agus Arifin Nu’mang kembali terpilih di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2013, kata mantan Bupati Gowa dua periode ini, salah satu program prioritasnya adalah membuka pabrik-pabrik baru yang akan mengolah komoditas pertanian dan perkebunan tersebut.

11.12.12

Kondisi cuaca di Kota Makassar dan sekitarnya di Sulawesi Selatan belum mempengaruhi hasil tangkapan nelayan, sehingga harga ikan laut masih cukup stabil.
"Meskipun sudah sering turun hujan yang terjadi hampir setiap hari, namun kami masih bisa melaut dan mendapatkan hasil yang lumayan banyak," kata salah seorang nelayan, Djumain di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Paotere, Makassar.
Ia mengatakan, rata-rata hasil tangkapan dalam sepekan terakhir masih memperoleh sekitar satu ton dengan berbagai jenis ikan seperti ikan layang, kembung dan kakap.
Hasil ikan yang diperoleh tersebut merupakan tangkapan bersama dengan beberapa nelayan yang tergabung dalam satu perahu. Sementara nelayan yang menangkap sendiri menggunakan perahu sampan, juga terbilang banyak beroperasi di sekitar perairan Makassar.
Hal itu diakui, salah seorang nelayan yang menggunakan sampan di kawasan PPI Paotere, Makassar, Mahmuddin.
Ia menambahkan, kondisi cuaca yang bersahabat masih memungkinkan nelayan kecil menangkap ikan di laut, meskipun jumlahnya tidak sebanyak, jika kondisi tidak hujan.
Sebagai gambaran, dalam sepekan terakhir rata-rata mendapatkan penghasilan sebanyak Rp300 ribu per hari dari hasil tangkapan. Sementara dalam kondisi cuaca cerah mampu menghasilkan Rp500 ribu per hari.
"Pendapatan itu belum dipotong dengan biaya operasional yang rata-rata Rp100 ribu per hari," katanya.
Sementara itu, kondisi cuaca yang dilansir Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar pada 11 - 12 Desember 2012, wilayah Makassar dan sekitarnya masuk kategori hujan sedang dengan suhu udara 24 - 33 derajat Celcius.
Sedang kelembaban suhu udara antara 53 - 94 persen dan kecepatan angin rata-rata 30 kilometer per jam yang bersumber dari angin timur dan barat. Kondisi tersebut dinyatakan masih cukup aman untuk berlayar dan melaut bagi nelayan. (*)